Showing posts with label NEWS. Show all posts
Showing posts with label NEWS. Show all posts

Saturday, 26 March 2011

MUZAKARAH PEMBANGUNAN BIREUEN 2011

Menimbang pentingnya kesamaan pandangan dan arah pembangunan Kabupaten Bireuen antara Pemerintah Daerah dengan setiap komponen masyarakat Kabupaten Bireuen, maka dipandang perlu untuk mengadakan Seminar atau Muzakarah tentang arah pembangunan Kabupaten Bireuen kedepan.

Maka untuk kelancaran pelaksanaan Muzakarah, LSM WAKIL Bireuen akan membentuk panitia pelaksana Muzakarah yang diketuai oleh T. Nauval, serta Munzir H. Chalidin sebagai Ketua Perwakilan daerah Medan sekitarnya.

Keputusan DPD WAKIL Bireuen No. 02 tahun 2011 yang ditandatangani oleh Ketua DPD WAKIL Bireuen yang bertindak sebagai penanggung jawab pada tanggal 27 Maret 2011 ini, dibentuk karena memperhatikan aspirasi masyarakat pada hasil rapat terbatas di Sekretariat DPD WAKIL Bireuen tanggal 27 Februari 2011 yang lalu dan akan mengusahakan biaya dari Pemerintah Kabupaten Bireuen serta sumbangan lain yang sah dan tidak mengikat.

Tuesday, 21 July 2009

Satwa Liar Punah Karena Lemahnya Hukum

20 Juli 2009

Munzir Baraqah


UU No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati & Ekosistem, belum bisa difungsikan maksimal oleh aparat hukum. Pada pasal 21 jelas disebutkan, dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, memperdagangkan, menyimpan atau memiliki bagian-bagian lain satwa dilindungi & barang-barang yg terbuat dari bagian satwa dilindungi itu dengan ancaman hukum penjara 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 jt.

Bapedalda Sumut Bangun Kemitraan

20 Juli 2009

Munzir Baraqah


Tindak lanjut niat Bapedalda Sumut yg diungkapkan oleh Erwin Hidayah Hsb (Pjs Sekretaris Bapedaldasu Sumut) yg akan mengambil sikap untuk lebih mengefektifkan penanganan kasus-kasus lingkungan, khusunya bersumber dari pengaduan masyarakat & juga akan memfasilitasi terbentuknya pos-pos pengaduan kasus lingkungan pada institusi lingkungan hidup di Kab/Kota.

Juga akan meningkatkan jaringan kemitraan penegak hukum & aparat penegak hukum berikut instansi teknis lainnya yg dilakukan untuk mendayagunakan alternative penyelesaian sengketa lingkungan melalui pengadilan yg telah menandatangani program kerjasama Sumut. Juga akan mendayagunakan alternative lain dengan mendorong pihak Kab/Kota untuk membentuk lembaga Penyedia Jasa Pelayanan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup (LPJP2SLH) ) diluar pengadilan.

Monday, 13 July 2009

Indonesia Layak Dukung Dan Ikut Jejak China

Indonesia dapat mengikuti jejak China yg berupaya meningkatkan taraf pemanfaatan energi terbarukan sekitar 15% pada 2020 melalui:

1.Mendorong perkembangan pedesaan yg belum terjangkau oleh jaringan aliran listrik untuk memanfaatkan energi terbarukan

2.Mengubah dan memperbaiki struktur dan cara pertumbuhan ekonomi dengan mengembangkan energi terbarukan sebagai salah satu titik berat yg baru dalam pengembangan industri & teknologi.

3.Menargetkan perkembangan dan inovasi teknologi dibidang energi terbarukan.

4.Menargetkan untuk memperbaiki struktur energi dari pemakaian batubara menjadi energi terbarukan.

Mendesak, Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca

Mendesak Indonesia, India dan China agar setuju mulai mengurangi emisi CO2 pasca persetujuan kyoto yg mewajibkan negara –negara industri mengurangi gas rumah kaca sebesar 5% secara rata-rata dibawah level 1990 dalam periode 2008-2012 yg akan ditandatangani di Australia.

Sampai saat ini Protocol Kyoto belum ada penggantinya sementara AS menolaknya pada 2002 sebagai perjanjian bunuh diri ekonomi dan persetujuan itu tak mengikat negara-negara berkembang seperti China yg kini membangun pembangkit listrik tenaga batubara.

Usaha Memperluas Tempat Penimbunan Karbon

Konferensi Perhutanan Global di Bandung 1993 menyatakan akan “mempromosikan dan mengembangkan usaha-usaha untuk menambah kawasan hutan, untuk memperluas tempat-tempat penimbunan karbon dunia”.

Menteri Perencanan Pengembangan Nasional/Bappenas 1993 telah menyatakan Rawa Singkil telah dinilai sebagai kawasan kunci bagi pelestarian keanekaragaman hayati dan ditetapkan sebagai daerah prioritas utama untuk pelestarian rencana aksi keanekaragaman hayati indonesia.

Negara melindungi hutan Rawa Singkil melalui Keputusan SK Menhut No 166/Kpts-II/1998 sebagai suaka margasatwa Rawa Singkil. Rawa Singkil sebagai ujung tombak untuk melindungi, mengelola dan melestarikan ekosistem Leuser sebagai milik bangsa dan milik dunia.

Saturday, 11 July 2009

Green Music Energy serukan Kepedulian lingkungan

12 juli 2009

Munzir Baraqah


Kebebasan improvisasi musik bukan semata ditinjau dari musik itu sendiri. Sebaliknya, musik tersebut bisa berimprovisasi jauh ke lingkup yang lebih luas. Manusia berimprovisasi untuk bertahan & menyelamatkan kehidupan dari lingkungan yang buruk, sementara musik membantu untuk menumbuhkan kesadaran itu.

Salah satu bentuk improvisasi musik dan lingkungan diwujudkan melalui program Go Green, ajang musik ini merupakan bentuk kerja sama WAKIL Organization dengan sejumlah pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Pihak penyelenggara juga bakal menggelar kampanye penghijauan melalui beberapa lembaga konservasi alam dunia, kampanye ini diserukan. Pihak-pihak tersebut akan menghimbau para penonton untuk mengurangi emisi karbon dari gaya hidup sehari-hari.

Aktivitasnya berbentuk penghitungan emisi dari setiap individu melalui carbon calculator, serta sejumlah kegiatan lain. Pentingnya kesadaran terhadap bumi, para Musicaholic diminta memberi janji setia kepada sang ibu bumi untuk mencintai dan melindungi dengan melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari yang ramah lingkungan. Acara ini juga dibarengi engan membagikan brosur tips sederhana meminimalisir efek pemanasan global, dengan mengubah sedikit gaya hidup anda, maka akan membawa dampak besar pada penyelamatan bumi.

Mengingat festival yang menampilkan nama-nama besar musisi Pop, Rock & Dangdut dalam & luar negeri bakal mendatangkan puluhan ribu penonton, maka kampanye ini bisa menghasilkan efek bola salju yang berdampak besar. .

Proyek pengolahan limbah padat di RS Cut Meutia diresmikan

12 Juli 2009

Munzir Baraqah


Proyek pengolahan limbah padat di RS Cut Meutia, Banda Aceh.diresmikan. Masalah lingkungan terutama dalam pengolahan limbah telah menjadi perhatian dunia Internasional, karena fakta kesehatan lingkungan diperkirakan mempunyai andil yang cukup bermakna dalam timbulnya kejadian infeksi silang..

Danau Toba Versus Aquafarm

12 Juli 2009

Munzir Baraqah


Aquafarm Nusantara mendirikan laboratorium khusus untuk memantau perairan Danau Toba dari limbah dan kotoran yg dihasilkannya yang ditangani oleh orang Belanda dan alat-alatnya hampir semua di import dari luar negeri. Selain membuat laboratorium khusus memantau Kelestarian Lingkungan budi daya ikan itu, Aquafarm juga harus lebih memperluas pemantauannya agar kelestarian Danau Toba tetap terjaga.


Note: Berita ini sengaja diturunkan, agar masyarakat luas mengetahui dan dapat melakukan pemantauan langsung, apakah benar yang telah diperbuat oleh PT Aquafarm..Karena pada kenyataannya, sudah pasti mata terasa sakit memandang hamparan tambak ikan yg mengotori permukaan perairan Danau Toba.



Hari Hening Sedunia Bisa Selamatkan Planet Bumi

12 Juli 2009

Munzir Baraqah


Peringatan rutin Hari Hening Sedunia yg jatuh pada tgl 21 Maret dapat mereduksi pengeluaran gas karbon yg memicu pencemaran lingkungan hingga 20.000 ton pada saat kita menghentikan aktivitas selama empat jam saja dari pukul 10.00 dan 14.00.

Pemilihan tanggal 21 Maret bukan tanpa alasan, namun terkait dengan inklinasi Matahari terhadap bumi, saat titik kulminasi matahari berada persis 90 derajat terhadap sumbu vertical pada pukul 12.00 di garis ekuator.

Kita tidak memerlukan lebih banyak lagi lahan yg terus menerus digali. Bukan juga memerlukan emas, tetapi kita akan lebih memerlukan air, udara bersih, dan lingkungan yg lebih baik kualitasnya.

Thursday, 30 April 2009

Go Green, Cuma Slogan Belaka

Sering terdengar di media massa dan elektronik para pembesar dan selebriti rajin mengkampanyekan Go Green, tanam sejuta pohon, tanam 5 juta pohon, dan tanam 100 juta pohon dsb. Bila dicermati, perubahan suhu memang sangat terasa sehingga masyarakat dunia mewanti-wanti efek daripemanasan global (global Warming). Tapi, apa benar kita seorang pendukung Go Green Project?

Kantong Plastik sehabis berbelanja, minuman kemasan botol plastik, makanan berwadah styreform dll merupakan contoh jelek perilaku tak bersahabat dengan lingkungan.

Kita harapkan program go green berhasil baik dengan melibatkan anak sekolah dari usia TK sampai perguruan tinggi sebagai Agent of Change.

Percuma menanam semiliar pohon sementara hutan terus menerus dibabat. Mulailah go green hari ini juga.

Kebakaran Hutan dan Lahan Kembali Landa Riau

Kamis 22 januari 2009,

Karhutla yg terbakar merupakan areal perkebunan milik perusahaan HPH yg tersebar di lima Kabupaten/Kota.

Kebakaran terjadi di Kota Dumai, Kab. Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Berdasar pantauan satelit National NOAA 18 pada Selasa 21 jan 09 ditemukan sebanyak 172 titik api didalam wilayah Prov. Riau.

Pemanasan Global Dapat Ganggu Keamanan Pangan Pasifik

Peringatan oleh badan pangan PBB menyebabkan cuaca aneh yg bisa menimbulkan suatu dampak menghancurkan terhadap keamanan pangan di wilayah Pasifik.

Kepulauan Pasifik makin runyam dibuat berbagai badai tropis, banjir bandang dan kemarau, dengan efek sangat buruk pada pertanian termasuk stres air, makin banyaknya hama dan rumput liar, erosi dan hilangnya kesuburan tanah.

Ini kritis untuk membangun ketahanan sistem pangan guna menghindari kerugian besar secara ekonomis untuk mendapatkan hasil di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan.

Pendekatan lebih sistematis dalam menghadapi perubahan iklim dan menyatakan bahwa sistem-sistem pertanian yg beragam akan lebih unggul dibawah skenario-skenario perubahan iklim.“

Uni Eropa Hadapi Tugas Berat Sahkan Paket Perubahan Iklim

Berkat pembahasan gencar sebelum pertemuan puncak itu, negara anggota Uni Eropa mencapai konsensus mengenai 90% ketentuan paket tersebut, yg diusulkan oleh Komisi Eropa pada Januari 2008 guna menerapkan sasaran ambisius pengurangan buangan gas rumah kaca.

Pada Maret 2007, kepala negara dan pemerintah Uni Eropa berjanji akan mengurangi buangan gas Uni Eropa sebesar 20% pada 2020 dibandingkan dengan tingkat 1990 untuk memiliki 20 % energi terbarukan dalam seluruh konsumsi energinya dan mencapai penghematan energi sebesar 20%, juga paling lambat pada 2020.

Perebutan Hutan dan Macetnya Investasi di Kalimantan Tengah

Pemerintah daerah harus melakukan bongkar ulang dan melakukan proses penyusunan kembali draft revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) yg dinilai sarat kepentingan investasi dan eksploitasi lahan untuk dibagi-bagi.

Selain sarat ajang bagi-bagi lahan, RTRWP Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak selaras dengan aturan perundang-undangan diatasnya, yaitu UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang yg dinilai tidak melalui kajian akademis yg memadai sehingga tidak prosedural.

Juga disorot keterburu-buruan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dengan alasan keterbatasan waktu & biaya, padahal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RTRWP tersebut merupakan aturan yg nantinya akan berlaku selama 20 tahun. Disinyalir ketergesaan ini sarat upaya untuk mengubah fungsi-fungsi kawasan tertentu khususnya hutan menjadi perkebunan sawit dan pertambangan.

Padahal DPRD Prov. Kalteng telah mengharapkan Pemda agar menerapkan prinsip kehati- hatian yg tinggi dalam mengkonversi kawasan hutan menjadi kawasan lain non-hutan.

Memilih Calon Pemimpin Yang Pro Lingkungan

Calon Pemimpin yang pro lingkungan akan menerima pesan lingkungan untuk memperbaiki lingkungan hidup. Indonesia rawan bencana dan daya dukung lingkungan semakin menurun, kualitas pengetahuan masyarakat tentang antisipasi bencana yang rendah dan kapasitas pemerintah yang lemah.

Emil Salim (1990) menyebutkan bahwa hidup di bumi ibarat hidup didalam sebuah perahu yang tentu tidak terlepas dari persoalan bumi itu sendiri. Emil menyebutkan beberapa resep strategis jika konsep pembangunan berkelanjutan diterapkan dalam konteks Indonesia secara komunal. Pertama, penerapan perencanaan tata ruang (spatial planning) yang memperhatikan daya dukung lingkungan.

Kedua, rehabilitasi kerusakan lingkungan khususnya didaerah-daerah kritis seperti sungai yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Ketiga, memasukkan pertimbangan lingkungan kedalam perhitungan ekonomi sebagai dasar untuk kebijakan ekonomi lingkungan.

Agenda Pimpinan Pemerintahan yang harus difokuskan adalah ancaman terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang merupakan agenda yang harus dituntaskan dan jika tidak sama saja dengan memelihara teroris alam yang lebih familiar dengan istilah ekoterorisme (FM Mangunjaya).

Amanah UU no. 41 tentang kehutanan bahwa jumlah hutan seharusnya 30% dari luas wilayah bila diterapkan akan menjadikan wilayah Indonesia safety and at home bagi rakyatnya.

UU No 23/1997 tentang pengelolaan lingkungan Hidup menyebutkan Lingkungan Hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda dan makhluk hidup termasuk manusia & perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan prikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lainnya. Tegasnya, pemerintah berkewajiban mewujudkan kesadaran dan tanggung jawab para pengambil keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Pro aktif serta amanah dalam mengemban pelestarian lingkungan. Kealpaan melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup, ancaman pidananya penjara paling lama 3 bulan dan denda paling banyak seratus juta rupiah. Sedikit banyaknya, manusia menyumbang pada perubahan. Perubahan perilaku perlu digalakkan, gotong royong membersihkan lingkungan dan saluran air, hemat air, hemat kertas, mengendalikan sampah, membuka imbuhan air dsb

Saturday, 4 April 2009

CONGRATULATION

CONGRATULATION!!!


Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Konservasi Iklim (WAKIL) kini memakai alamat web baru menggantikan web coc-international.org yang telah berakhir masa berlakunya. Untuk itu diharapkan kepada anggota, simpatisan dan donatur WAKIL dapat memakluminya.